Norwegian Bakal Luncurkan Rute London-Singapura

Norwegian, maskapai terbesar di Skandinavia sekaligus low-cost carrier terbesar ketiga di Eropa, bakal meluncurkan rute penerbangan London-Singapura mulai 28 September 2017.

Menawarkan lebih dari 300 jumlah kursi pada setiap penerbangannya, harga tiket untuk Singapura-London mulai 199 dolar AS untuk kelas ekonomi dan 839 dolar AS untuk kelas premium, sementara harga tiket untuk London-Singapura mulai 179 dolar AS untuk kelas ekonomi dan 699 dolar AS untuk kelas premium.

Menggunakan armada Boeing 787 Dreamliner berkapasitas 344 penumpang dengan jadwal penerbangan empat kali seminggu, Norwegian juga berencana untuk meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi lima kali seminggu selama musim dingin, atau mulai Oktober hingga Maret di tahun berikutnya.

“Tingkat permintaan konsumen untuk perjalanan jarak jauh dengan harga yang terjangkau sangatlah tinggi, dan kami pun merasa senang dapat memperluas pasar dan menawarkan penerbangan pertama kami dari Inggris ke Asia,” ujar CEO Norwegian Bjorn Kjos.

Sementara itu, Lee Seow Hiang selaku CEO Changi Airport Group pun sangat senang dan menyambut baik rute penerbangan baru Norwegian tersebut.

“Rute ini tak hanya memperbanyak opsi bagi penumpang yang ingin ke London dari Bandara Changi, namun juga dapat membantu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari Inggris ke Singapura,” tambahnya.

Nantinya, rute penerbangan baru ini bakal menempatkan Norwegian dalam persaingan langsung dengan maskapai penerbangan lain yang juga menawarkan rute serupa, yaitu Singapore Airlines, British Airways, dan Garuda Indonesia. Saat ini, dua maskapai tersebut melayani penerbangan nonstop London-Singapura dengan jadwal penerbangan dua hingga empat kali dalam sehari untuk British Airways dan Singapore Airlines, serta tiga kali dalam seminggu untuk Garuda Indonesia.

WWF Gelar International Bike Camping 2017 di Kalimantan Barat

Dalam rangka memperingati ulang tahun Kabupaten Bengkayang ke-18 yang jatuh pada 27 April 2017, WWF Indonesia bekerja sama dengan West Borneo Tourism menggelar International Bike Camping. Berlangsung mulai 28 April hingga 1 Mei 2017 dengan rute melewati Pontianak, Mempawah, dan Bengkayang, kegiatan ini juga menjadi bagian pengenalan potensi wisata yang terdapat di Provinsi Kalimantan Barat dan upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat pun menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan International Bike Camping 2017 tersebut. “(Acara) ini sangat istimewa karena kita kedatangan tamu pesepeda dari berbagai tempat dengan misi wisata,” ujar Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Bengkayang I Made Putra Negara.

Potensi Wisata

Kalimantan Barat yang merupakan provinsi terbesar di Kalimantan ini memiliki berbagai potensi wisata, mulai dari wisata alam, pantai, sejarah dan museum, budaya, olahraga, hingga kuliner. Pontianak sendiri sebagai ibu kota Kalimantan Barat juga kaya akan destinasi wisata yang harus dikenalkan, dilestarikan, dikembangkan, dan dipromosikan, termasuk Tugu Khatulistiwa sebagai bangunan ikonik yang selalu ramai kala kulminasi matahari terjadi.

Karena itulah, hari pertama event ini akan dilewatkan dengan city tour mengunjungi Museum Negeri Pontianak, melihat Rumah Radakng (rumah panjang suku Dayak Kanayatn), dan mengeksplor Taman Alun Kapuas.

Keesokan harinya, atau tepatnya pada 29 April, peserta akan singgah di Tugu Khatulistiwa, sebelum melanjutkan perjalanan ke Mempawah Mangrove Park untuk menanam bakau sebagai salah satu upaya pelestarian lingkungan. Kemudian, peserta akan disambut oleh Pemerintah Kabupaten Mempawah di Keraton Amantubillah, sebelum dilepas menuju Bengkayang. Di hari terakhir, peserta akan berkunjung ke Kelenteng Cheng Ho dan Pantai Mimi Land sebelum turut meramaikan acara puncak HUT Bengkayang.