AccorHotels Hadirkan Ibis Styles Makassar Sam Ratulangi

AccorHotels Group kembali menghadirkan hotel terbarunya, yaitu ibis Styles Makassar Sam Ratulangi yang terletak di pusat kota Makassar, atau sekitar 20 menit berkendara dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Hotel yang baru saja diresmikan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang, pada akhir Maret 2017 ini terletak di Jalan Dr. Sam Ratulangi.

Agus Arifin Nu’mang mengatakan, “Langkah manajemen PT Buana Citra Lestari Group menghadirkan Ibis Style di Makassar sudah sangat tepat, karena selain pertumbuhan ekonominya yang selama sembilan tahun terakhir selalu di atas pertumbuhan ekonomi nasional, Makassar juga menjadi salah satu daerah tujuan wisata favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.”

“Pemprov Sulawesi Selatan akan berupaya semaksimal mungkin menambah dan menata tempat-tempat yang menjadi penunjang dan pendukung kemajuan pariwisata di daerah ini, seperti perbaikan maupun pengadaan jalan, pelabuhan udara, maupun objek wisata,” tambahnya.

Chief Operating Officer AccorHotels untuk Malaysia, Indonesia dan Singapura Garth Simmons juga optimis bahwa ibis Styles Makassar Sam Ratulangi dapat berkembang layaknya sejumlah hotel lain yang bernaung di bawah AccorHotels Group.

“Ibis Styles Makassar Sam Ratulangi dirancang untuk selalu menyuguhkan penawaran terbaik kepada para pengunjung yang berbisnis maupun berlibur berupa paket kamar all inclusive, termasuk sarapan pagi secara prasmanan dan akses Internet,” ujar Garth.

Ibis Styles Makassar Sam Ratulangi memiliki 117 kamar dengan ranjang khas ibis Style, Sweet Bed by ibis Styles, serta dihiasi perpaduan warna-warna ceria. Masing-masing kamar juga dilengkapi televisi layar datar, minibar, alat pembuat kopi atau teh, serta brankas. Sementara fasilitas hotelnya antara lain kolam renang anak, pusat kebugaran, spa, restoran, pusat bisnis dan fasilitas rapat, serta akses Wi-Fi gratis.

Untuk merayakan pembukaannya, ibis Styles Makassar Sam Ratulangi menawarkan tarif spesial mulai Rp 518.000 per malam hingga 31 Mei 2017, sudah termasuk sarapan pagi untuk dua orang.

Dengan dibukanya hotel baru ini, AccorHotels kini mengoperasikan empat hotel di Makassar, yaitu Ibis Makassar City Center yang diresmikan pada 2014, Ibis Budget Makassar Airport, Novotel Makassar Grand Shayla City Center pada 2015, serta Ibis Style Makassar Sam Ratulangi yang baru diluncurkan pada Maret 2017 lalu.

Babak Final Indonesia Games Championship Digelar Hari Ini

Indonesia Games Championship (IGC) yang digelar Telkomsel sejak Maret 2017 akhirnya sampai di babak grand final. Puncak kompetisi IGC diadakan di Kartika Expo Balai Kartini, Jakarta pada 21-23 April 2017, di mana para pemenang babak kualifikasi tingkat nasional akan saling berhadapan untuk memperebutkan hadiah total senilai lebih dari Rp 500 juta. Sebelumnya, pertandingan babak kualifikasi nasional telah diadakan di Medan, Bandung, Surabaya, Malang, dan Makassar dengan lebih dari 1.200 tim atau sekitar 4.000 gamers berkompetisi untuk dapat lolos ke babak final di Jakarta.

Vice President Digital Lifestyle Telkomsel, Crispin Tristram mengatakan, “Telkomsel berkomitmen untuk mendukung penggunaan teknologi demi meningkatkan kreativitas anak muda Indonesia. IGC merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap perkembangan komunitas gamer selain juga dalam mendukung kemajuan industri games lokal.”

Selain kompetisi final PC Game dan Mobile Games, Telkomsel juga menyelenggarakan kompetisi cosplay yang terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Individual Coswalk, Individual Cosplay, dan Cosplay Cabaret. Para peserta dinilai oleh dewan juri lokal, yakni Zainaru, Ryan CD, dan Frea Mai. Selain itu hadir pula Shine dari Malaysia dan Onnies dari Thailand sebagai juri untuk kompetisi cosplay tersebut.

Diadakan bertepatan dengan Hari Kartini, penyelenggaraan IGC juga sekaligus merayakan partisipasi perempuan pada industri gaming, baik sebagai gamers maupun cosplayers. Pada kesempatan tersebut, gamers perempuan untuk Point Blank, yaitu Female Fighters dan Beleza, akan hadir untuk unjuk gigi kehebatan mereka. Selain itu, hadirnya tiga dari lima juri wanita untuk kompetisi cosplay  juga membuktikan handalnya kaum perempuan pada industri ini.

Selain itu, para pengunjung IGC dapat mengikuti meet and greet dan coaching clinic yang menghadirkan tim terbaik di Indonesia dan Asia Tenggara, seperti Happy Feet, Pew Pew, Evos, RRQ, GF7, dan N1CS. Pada kesempatan tersebut, para pengunjung berkesempatan untuk berdiskusi bersama dan mendapatkan tip tentang bagaimana menjadi gamers yang handal.

IGC juga menghadirkan game publisher ternama, seperti LINE, Netmarble, Own Games, Touchten, Gamevil, dan True Digital Happinness, di mana pengunjung dapat secara gratis mencoba games terbaru serta mendapatkan merchandise menarik dari masing-masing publisher tersebut.

Para pengunjung IGC pun bisa merasakan serunya bermain virtual reality game menggunakan teknologi terbaru Omni Virtual. Bahkan pencinta games juga diajak bernostalgia ke era 1990-an dengan permainan konsol lawas, seperti Nintendo dan Playstation.

Wadah Bagi Komunitas Gamer Indonesia

Digelar oleh Telkomsel, Indonesia Games Championship merupakan ajang kompetisi games yang terbagi dalam dua kategori, yaitu PC Game dan Mobile Games. Untuk kategori PC Game, jenis game yang dikompetisikan adalah Dota-2, Point Blank, dan World of Tank. Sementara jenis game yang dikompetisikan pada kategori Mobile Games adalah Vain Glory, Clash Royale, Crisis Action, LINE Let’s Get Rich, dan Mobile Legends Bang Bang.

Melalui IGC, Telkomsel memberikan wadah bagi komunitas gamer Indonesia untuk saling berinteraksi dan berbagi informasi seputar games. “Ajang ini merupakan salah satu upaya kami untuk membangun ekosistem digital entertainment lifestyle bagi masyarakat Indonesia,” tambah Crispin.

Untuk memberikan pengalaman terbaik dalam bermain mobile games, Telkomsel menawarkan paket GamesMax yang merupakan pilihan paket data untuk Internet dan kuota tambahan untuk update dan bermain online game serta satu pilihan voucher game. Selain itu, Telkomsel juga memperkenalkan portal Dunia Games yang memberikan info terlengkap seputar games, tip dan trik, ulasan, serta channel pembelian voucher game online.

Indonesia, Pasar Utama Pariwisata Singapura

Jumlah kunjungan wisatawan internasional dan penerimaan devisa dari sektor pariwisata Singapura pada 2016 melampaui perkiraan dan mencapai angka tertinggi dalam sejarah. Kunjungan wisatawan internasional ke Singapura tumbuh sebesar 7,7 persen menjadi 16,4 juta, sementara penerimaan devisa dari sektor pariwisata meningkat sebesar 13,9 persen menjadi 24,8 miliar dolar Singapura. Hasil pendapatan dari sektor pariwisata yang kuat ini disumbang oleh para wisatawan asing yang lebih banyak membelanjakan uangnya pada wisata kuliner, belanja, dan akomodasi.

Chief Executive Singapore Tourism Board (STB) Lionel Yeo mengatakan, “Kami sangat berbesar hati dengan kinerja sektor pariwisata yang kuat pada 2016. Meski menghadapi berbagai tantangan, seperti pelemahan kinerja ekonomi di sejumlah pasar utama sumber wisatawan ke Singapura serta merebaknya virus Zika, Singapura berhasil menarik minat lebih banyak wisatawan berkualitas untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.”

Tinjauan Pasar

Selama 2016, pertumbuhan kunjungan wisatawan terbesar adalah dari China, Indonesia, dan India, di mana STB telah meningkatkan upaya pemasaran di sana. India juga melampaui Australia sebagai pasar utama sumber wisatawan ke Singapura keempat untuk kunjungan wisatawan.

Sementara penurunan terbesar kunjungan wisatawan terjadi pada turis dari Hong Kong, Malaysia, Australia, Korea Selatan, dan Jepang. Penurunan wisatawan dari Hong Kong lebih banyak disebabkan oleh kinerja ekonomi yang melemah, sementara depresiasi ringgit Malaysia mengurangi jumlah perjalanan ke Singapura. Kunjungan wisatawan dari Australia Barat menurun karena sentimen berwisata yang melemah terkait pengaruh lambatnya laju industri pertambangan di sana. Sedangkan penurunan wisatawan dari Jepang dan Korea Selatan terutama di kuartal terakhir 2016 akibat berita merebaknya virus Zika di Singapura.

Indonesia sendiri mempertahankan posisinya sebagai salah satu pasar utama wisatawan ke Singapura dengan jumlah 2,894 juta kedatangan wisatawan. Angka ini meningkat sebesar enam persen dan merupakan perubahan yang tajam dari penurunan sebesar 10 persen yang dialami pada 2015. Sebanyak 330.000 wisatawan Indonesia berkunjung ke Singapura pada Desember 2016, yang merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan pertumbuhan 11 persen dibandingkan periode yang sama pada 2015. Pertumbuhan ini sejalan dengan sentimen positif wisatawan Indonesia ke luar negeri secara keseluruhan.

“Upaya pemasaran kami yang berkelanjutan pada tahun ini terbayar dengan meningkatnya permintaan untuk berkunjung ke Singapura. Selain kota utama seperti Jakarta, kami telah menginvestasikan upaya dan dana pemasaran yang signifikan untuk menarik wisatawan potensial dari kota-kota seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Palembang, Pekanbaru, dan Medan,” kata Raymond Lim, Area Director Indonesia.

Selain itu, kampanye pemasaran terintegrasi bertajuk “Singapura Serunya Bareng Bareng” dari STB Indonesia terus memberikan dampak positif dalam membangun kedekatan masyarakat Indonesia terhadap Singapura sebagai destinasi wisata dengan menggandeng beberapa selebriti ternama, seperti Titi Kamal dan Christian Sugiono, serta Dwi Sasono dan Widi Mulia.

“Kami juga melihat pertumbuhan perjalanan bisnis terutama untuk grup meeting dan incentive. Wisata kapal pesiar dari Singapura juga menjadi alternatif perjalanan wisata populer selain untuk tempat meeting dan incentive di atas kapal,” tambah Lim.

Ke depannya, STB memperkirakan penerimaan devisa dari sektor pariwisata akan berkisar pada angka 25 hingga 25,8 miliar dolar Singapura (atau meningkat sebesar satu hingga empat persen) dan kunjungan wisatawan internasional akan berkisar pada angka 16,4 hingga 16,7 juta (atau meningkat nol hingga dua persen). Untuk pasar Indonesia, target STB adalah mempertahankan posisi sebagai pasar sumber wisatawan nomor satu.