• Twitter
  • Facebook

Tips Traveling di Musim Hujan

 

Walau bukan merupakan waktu terbaik untuk melakukan perjalanan, berlibur di kala musim hujan juga bisa menjadi sesuatu yang berkesan dan tak kalah menyenangkan. Agar tetap nyaman, simak beberapa tips berikut ini.

 

Pemilihan Destinasi
Berbeda saat musim kemarau, di musim hujan mesti benar-benar selektif memilih tempat tujuan yang akan dikunjungi. Jangan sampai terjebak dalam banjir, atau mengunjungi tempat-tempat terbuka, seperti pantai yang pengunjungnya lebih riskan terkena sambaran petir. Bisa juga mengunjungi destinasi lain di belahan bumi selatan yang justru mengalami musim panas pada Desember hingga Maret.

Cek Prakiraan Cuaca
Sebelum berangkat, ada baiknya mengecek prakiraan cuaca tempat yang akan dikunjungi lewat situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (www.bmkg.go.id) atau sejumlah aplikasi cuaca yang bisa diunduh di Google Play Store dan Apple App Store. Kondisi musim hujan di daerah tujuan bisa jadi berbeda satu sama lain. Ada wilayah tertentu dengan curah hujan tinggi, seperti hutan hujan tropis dan pegunungan, dan ada juga area lain dengan curah hujan rendah, seperti destinasi yang memiliki padang rumput atau gurun.

Ambil Penerbangan Langsung
Walau harga tiketnya lebih mahal, inilah cara terbaik untuk traveling saat musim hujan. Hal ini juga untuk menghindari delay akibat gangguan cuaca saat transit. Dalam situasi demikian, pengeluaran justru bertambah karena harus membeli makanan dan minuman sembari menunggu waktu keberangkatan pesawat, atau bahkan harus menginap karena penerbangan ditunda.

Kenakan Pakaian Simpel
Musim hujan identik dengan kondisi jalanan yang becek. Hindari menggunakan pakaian berat dan sulit kering, seperti jeans dan baju berbahan wol. Bawa dan kenakan pakaian yang ringan, fungsional, dan mudah kering (berbahan rayon, chiffon, atau kain polyester). Sementara untuk alas kaki, lebih baik mengenakan sandal gunung yang mudah kering dan tidak licin atau sepatu boot dengan sol karet.

Bawalah Perlengkapan Agar Terlindung dari Hujan
Daripada payung, jas hujan berkualitas yang mudah dilipat lebih nyaman dikenakan karena tidak membatasi gerak saat kehujanan. Pastikan juga membawa cover bag antiair agar semua barang di dalam ransel tidak basah dan handuk kecil untuk mengeringkan beberapa bagian tubuh yang basah. Agar lebih aman, dry bag juga bisa digunakan saat beraktivitas di luar ruang, sementara ponsel dan kamera sudah dilengkapi casing antiair sehingga bisa tetap dipakai saat hujan.

Cari Alternatif Lain
Bila biasanya banyak melakukan aktivitas luar ruang, kini saatnya beralih untuk mempelajari sejarah dan kebudayaan setempat dengan menonton pertunjukan seni dan mengunjungi sejumlah museum. Atau bisa juga mencari tempat-tempat hangout unik yang romantis di kala hujan untuk duduk santai sembari mengudap makanan khas.

Jaga Kesehatan
Pastikan untuk selalu menjaga kondisi dan kesehatan badan dengan mengonsumsi multivitamin, terlebih yang mampu mempertahankan sistem imunitas tubuh seperti vitamin C. Bawa juga obat-obatan yang biasa dikonsumsi untuk penyakit ringan yang sering dialami saat musim hujan, seperti flu dan demam.

Mandilah Setelah Terkena Hujan
Meski suhu dingin, bersihkan tubuh dari kepala hingga ujung kaki dengan air bersih yang hangat dan sabun agar badan terbebas dari air hujan yang mengandung banyak kuman dan merupakan biang berbagai penyakit, seperti diare, demam berdarah, dan infeksi saluran pernapasan akut. Setelahnya, konsumsi makanan atau minuman hangat untuk menjaga suhu tubuh kembali normal.

Pilih Penginapan Berfasilitas Lengkap
Pertimbangkan untuk memilih penginapan yang memiliki fasilitas lengkap, seperti Wi-Fi gratis, TV dengan saluran internasional, restoran, kolam renang, pusat kebugaran, sauna, dan spa. Jadi meski hujan deras disertai petir, Anda tetap dapat menikmati liburan dengan menikmati berbagai fasilitas tersebut.