• Twitter
  • Facebook

Menyepi di Pantai Ora

Perpaduan cottage kayu beratapkan jerami, perairan bergradasi hijau biru, dengan latar bukit dantebing dramatis yang merupakan bagian dari Taman Nasional Manusela menjadikan panorama Pantai Ora begitu fantastis. Terletak di Pulau Seram, tepatnya di timur Ambon, karena perjalanan ke sini panjang, disarankan untuk menghabiskan setidaknya dua malam untuk menikmati perairan jernih, terumbu karang, dan trekking ke salah satu bukit untuk menikmati pemandangan.

Situs untuk snorkeling favorit wisatawan di sini adalah Hatu Pia yang dapat diakses naik speedboat selama 20 menit dari Ora Beach Resort. Tak jauh dari sini, tepatnya di balk Hatu Pia terdapat situs Hatu Gurita dengan lubang karangnya yang memberikan latar cantik untuk berfoto. Kunjungi pula tempat yang disebut Mata Air Belanda yang merupakan bekas markas Belanda ketika mengejar pemberontak Republik Maluku Selatan. Mata air ini sangat dekat dengan bibir pantai sehingga, alirannya dapat terlihat karena kontras dengan air laut.

Akses:

Dari Ambon, perjalanan dilanjutkan menuju Pelabuhan Hurnala di Tulehu (45 menit naik mobil) untuk menyeberang ke Pelabuhan Amahai di Pulau Seram (dua jam naik kapal cepat), kemudian menuju Desa Saleman melintasi bukit yang berkelok-kelok selama tiga jam. Dari Desa Saleman, menyeberang ke Pantai Ora dengan naik speedboat selama 10 menit.

Akomodasi:

Ora Beach Resort (exoticorabeach.com)

 

JANGAN LEWATKAN

Festival Teluk Ambon

Digelar untuk mempromosikan Maluku sebagai destinasi wisata, festival yang digelar setiap September ini dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan, seperti pameran pesta teluk, karnaval etnik budaya, parade perahu hias, dan lomba memancing tradisional.

Getlost Menu