• Twitter
  • Facebook

Jejak Pecinan di Bogor

Berlokasi di Jalan Suryakancana yang juga menjadi pusat wisata kuliner dan sejarah, The 1O1 Bogor Suryakancana Hotel yang bergaya art deco ini ingin mengajak tamunya untuk lebih mengenal ragam budaya Bogor melalui makanan dan gedung-gedung tua di sepanjang Suryakancana.

Memilih Jalan Suryakancana sebagai lokasi hotel juga didasarkan pada pertimbangan, seperti jaraknya yang dekat dengan Kebun Raya Bogor, berada di tengah pusat kuliner dan kawasan pecinan yang bersejarah serta kini menjadi satu-satunya hotel yang berdiri di daerah Suryakancana.

Unsur heritage ditegaskan hotel ini saat memasuki Djoeragan Resto & Laounge di sisi kiri pintu lobi. Restoran yang dikelilingi jendela dan pintu kaca bergaya kolonial ini langsung menghembuskan nuansa tempo dulu begitu memasukinya. Untuk mempertegas suasana, sebuah wallpaper bergambar Istana Bogor di era kolonial juga menghiasi bagian depan restoran.

Memadukan gaya arsitektur Belanda, Tiongkok dan Sunda sekaligus, bagian depan bangunan terdapat kanopi dengan pilar-pilar yang elegan menebar kesan mewah. Kanopi ini mengambil unsur Tiongkok dengan kolam ikan koi yang diyakini membawa hoki. Unsur Sunda hadir dengan nama-nama ballroom, seperti Tirta, Rangga Gading dan Lawang Seketeng.

Meski ingin memperkenalkan wisata heritage di Bogor, hotel ini tetap memanjakan tamunya dengan kamar nyaman yang bergaya chic and trendy. Saat memasuki kamar, tamu dibuat senyaman mungkin seperti di rumah dengan lantai berwarna putih dan abu-abu tanpa ditutup karpet.  Pendingin ruangan VRV yang hemat energi, akses Wi-Fi gratis, pembuat kopi dan teh serta hair dryer juga tersedia untuk menambah kenyamanan tamu. Ada dua pilihan pemandangan dari kamar untuk melengkapi liburan yang santai, pemandangan Gunung Pangrango dan pemandangan kota Bogor termasuk area Kebun Raya Bogor. (www.1O1hotels.com)

Getlost Menu