• Twitter
  • Facebook

Billiton, Rumah Sang Kapten

 

Pulau Belitung semakin digemari wisatawan sebagai destinasi wisata, terutama sejak dirilisnya film Laskar Pelangi. Selain mudah dicapai, hanya 45 menit penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta, banyak atraksi wisata menarik di sini, termasuk Billiton Hotel & Klub yang menempati bangunan yang tersisa dari kejayaan timah di era tahun 1980-an.

Timah pernah menjadi primadona di kota berpenduduk lebih dari 100.000 ribu jiwa ini. Dimulai sejak 1852 oleh perusahaan swasta Belanda Gemeenschapelijke Mijnbouw Billiton (GMB), Belitung bersama Bangka menjadi gudang uang bagi pemerintah Belanda yang kemudian dilanjutkan pemerintah Indonesia. Konon, timah di Belitung berserakan di atas tanah, sehingga para penambang cukup mengayak tanah di permukaan untuk mendapatkannya. Selama lebih dari seabad, industri timah merupakan penggerak utama perekonomian Belitung.

Billiton Hotel & Klub sendiri merupakan bekas kediaman Kapiten Ho A Joen, Kapiten China pertama dan terlama di Belitung (1852-1895) yang bertugas mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat Tionghoa yang menetap di Belitung. Tepat di belakangnya, berdirilah Toapekong, bagian yang tersisa dari rumah besar milik sang Kapiten. Ditetapkan pemerintah sebagai salah satu peninggalan bersejarah yang dilindungi, tempat ini berupa rumah abu untuk memuja leluhur marga Ho (Hokkien) atau He (Mandarin). Pada salah satu inskripsinya tertulis “lujang tang” yang artinya Hall of Luijang. Luijang adalah nama daerah Tiongkok kuno (kini di provinsi Anhui) yang merupakan daerah asal marga Ho.

 

Nyaman dan Modern

Meski berlokasi di tempat bersejarah, hotel ini tetap menawarkan fasilitas modern untuk kenyamanan tamunya. Terdapat 46 kamar tipe Standard, Deluxe, dan Suite seharga mulai Rp 800.000 yang semuanya memiliki balkon atau teras yang menghadap kolam renang dan Verandah, restoran bergaya kolonial yang menyajikan masakan khas Indonesia. Akses Wi-Fi gratis pun tersedia di setiap sudut hotel.

Bila berniat menginap di pusat keramaian selama tinggal di Belitung, Billiton Hotel & Klub menawarkan lokasi terbaik, yaitu berada dekat sejumlah warung, kafe, dan restoran, toko serba ada dan pertokoan lainnya, serta hanya 10 menit berjalan kaki dari Pantai Tanjungpandan. Hotel ini juga menyediakan layanan transfer dari/ke bandara dengan tarif Rp 50.000 per orang, selain juga sejumlah layanan dan paket wisata, mulai dari sewa motor, sewa kapal untuk island hopping, dan tur keliling kota dengan mobil berpendingin udara. (www.billiton.com)

Getlost Menu