Hotel Baru di Hong Kong Disneyland Resort

Setelah sukses menghadirkan wahana baru Iron Man Experience, Hong Kong Disneyland Resort pada 30 April 2017 akan meresmikan Disney Explorers Lodge, hotel ketiga sekaligus yang terbesar di kawasan tersebut.

Disney Explorers Lodge memiliki 750 kamar yang didesain modern dengan menghadirkan pemandangan yang menghadap ke taman atau Laut Tiongkok Selatan. Tiap kamarnya dilengkapi dengan pernak-penik karakter Mickey dan Minnie Mouse, ketel listrik, minibar, TV bersaluran internasional, serta peralatan mandi dari H2O+.

Dalam areanya terdapat empat buah taman yang didesain dengan tema budaya Asia, Amerika Selatan, Afrika, dan Oceania. Selain empat taman bertema kebudayaan, ada juga taman yang dibuat dengan menceritakan tokoh-tokoh dalam film yang pernah dikeluarkan oleh Disney seperti Kevin Garden dari film Up, Little Squirt Garden dari film Finding Nemo, Hathi Jr. Gardem dari film The Jungle Book, dan Rafiki Garden dari film The Lion King. Tak hanya itu, di dalam hotel ini nantinya juga akan dipenuhi lebih dari 1.000 replika artefak dari Mali, Papua New Guinea, Indonesia, Kosta Rika, dan Pantai Gading.

Dengan penambahan kamar dari Disney Explorers Lodge, secara total Hong Kong Disneyland Resort memiliki 1.750 kamar yang siap menjadi pilihan akomodasi turis dari berbagai negara di dunia, khususnya turis dari Asia. “Dengan tema yang eksotis sekaligus konsep yang bercerita, nantinya Disney Explorers Lodge, selain menjadi hotel terbesar, juga akan menjadi hotel yang unik dengan pengalaman menginap yang tak terlupakan. Semua itu masih ditambah dengan keseuan bermain berbagai wahana di Hong Kong Disneyland Resort,” kata Terruce Wang, Vice President of Sales & Hotel operations at Hong Kong Disneyland Resort.

Selain kolam renang yang menghadap Laut Tiongkok Selatan bertema hutan hujan dan jaringan Wi-Fi gratis di seluruh areanya, fasilitas yang akan disediakan oleh Disney Explorers Lodge termasuk tiga restoran seperti Dragon Wind yang menyediakan hidangan khas Tiongkok, World of Color Restaurant dengan menu-menu internasional, dan Chart Room Cafe yang menyajikan aneka makanan serta minuman ringan. Semua restoran tersebut juga menyediakan hidangan halal untuk mengakomodasi turis Muslim.

Dalam rangka peresmian, Disney Explorers Lodge menawarkan harga khusus yaitu hanya 2.420 dolar Hong Kong untuk periode check in pada 30 April hingga 31 Juli 2017. Selain menginap selama satu malam, dengan harga tersebut tamu akan mendapatkan makan malam untuk dua orang di Dragon Wind sambil ditemani karakter Disney, gratis upgrade kamar, dan gratis Attraction Priority Admission Pass di wahana yang ada di ong Kong Disneyland Resort. Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut kunjungi hongkongdisneyland.com.

Pesta Film di Festival Film Eropa Ke-17

Berlangsung mulai 5 hingga 14 Mei 2017 di 35 tempat pemutaran film di Jakarta, Bandung, Denpasar, Medan, Surabaya dan Yogyakarta Festival Film Eropa ke-17, Europe on Screen (EOS) 2017, akan memutar 74 film karya sutradara film ternama asal Eropa dari 21 negara.

Deretan Film Berkualitas

Film-film yang akan ditampilkan adalah yang pemenang penghargaan, antara lain Festival Film Berlin, Academy Awards, Golden Globe, selain Film Eropa Terbaik 2016. Pada malam pembukaan festival, misalnya, akan ditampilkan A Perfect Day, drama komedi-produksi 2015 dari Spanyol karya sutradara Fernando León de Aranoa, dan festival tahun ini akan ditutup dengan Here is Harold, drama komedi dari Norwegia karya sutradara Gunnar Vikene. Uniknya lagi, EOS 2017 juga menyajikan segmen khusus yang terdiri enam lawas, yaitu tiga film karya Alfred Hitchcock dan tiga film karya Luis Buñuel, serta 11 film yang akan diputar di layar di ruang terbuka dengan teks bahasa Indonesia. Masih seperti tahun-tahun sebelumnya, program ini tidak memungut biaya agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang tertarik mengenal keragaman dan keunikan Eropa melalui film.

“Film merupakan aset dalam budaya Eropa karena telah dianggap menjadi bagian penting dari perekonomian Eropa, dan kami bangga mempersembahkan film-film terbaik Eropa kepada para penonton di Indonesia melalui festival ini,” ujar Charles-Michel Geurts, Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia.

Industri film Eropa menyerap tujuh juta lapangan pekerjaan dan menyumbangkan 4,2 persen dari produk domestik bruto (PDB) Uni Eropa, yang secara internasional telah diakui sebagai salah satu sentra produksi film paling beragam dan terbesar di dunia. “Saya harap festival ini dapat menjadi jembatan antara warga Indonesia dan Uni Eropa, yang walaupun berbeda kepercayaan, pemikiran dan nilai-nilai, namun dapat tetap menginspirasi, sehingga secara tidak langsung ikut mengembangkan industri perfilman Indonesia,” jelas Orlow Seunke, Direktur Festival EOS 2017 Festival Director.

Selain Pemutaran Film

Tahun ini, EOS juga mengundang produser dan aktor asal Eropa untuk berbagi ilmu dan pengalaman di SAE Film School Jakarta. Uni Eropa juga bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) untuk mengadakan lokakarya mengenai Insentif Keuangan untuk Industri Perfilman pada 4 – 5 Mei 2017, di mana forum ini memfasilitasi lembaga yang terkait dan praktisi perfilman tentang bagaimana insentif keuangan dapat mendorong pertumbuhan industri film.

Festival Film Eropa sendiri merupakan inisiatif bersama dari kedutaan dan pusat kebudayaan Eropa di Indonesia yang diselenggarakan pertama kali pada 1990 dan kedua pada 1999. Sejak 2003, festival ini menjadi agenda tahunan dan dari tahun ke tahun jumlah penonton selalu bertambah, dengan selama lima tahun terakhir, penonton telah bertambah tiga kali lipat. Pada 2016, tercatat sejumlah 21.886 penonton menghadiri EOS. Keberhasilan ini tak lepas dari usaha penyelenggara untuk terus menampilkan film-film yang menghibur demi melenyapkan image tipikal film Eropa yang membosankan, ending yang tidak jelas, minus aksi, dan banyak bicara.  Jadwal dan tempat penayangan dapat dilihat di europeonscreen.org.

Best Western Bakal Buka Hotel di Samping Pasar Chatuchak

Best Western berencana untuk menambah portfolio-nya di Bangkok dengan membuka hotel baru yang terletak dekat stasiun MRT Kampang Phet, di mana lokasi tersebut juga tak jauh dari Chatuchak Weekend Market.

Beroperasi mulai 2020 mendatang, Best Western Chatuchak bakal memilki 168 kamar yang masing-masing dilengkapi akses Wi-Fi gratis dan berbagai fasilitas modern lainnya. Selain bersebelahan dengan stasiun MRT dan Chatuchak, hotel ini juga terletak dekat stasiun BTS Mo Chit, sehingga mudah diakses dari bandara dan seluruh distrik di Bangkok.

“Pasar Chatuchak telah lama menjadi salah satu tempat wisata yang paling populer di Thailand, namun hingga kini ribuan pengunjung yang datang untuk berbelanja ke sana setiap akhir pekan mesti menginap di tempat yang agak jauh dari pasar karena tak ada akomodasi yang memadai,” ujar Olivier Berrivin, Managing Director Best Western untuk Asia.

“Karena itulah kami sangat senang dapat menghadirkan akomodasi bagi para wisatawan di lokasi yang dekat dengan Pasar Chatuchak. Menempati bangunan yang berdesain modern dan berkonsep ramah lingkungan di lokasi yang strategis, Best Western Chatuchak bakal menjadi titik sempurna untuk memulai perjalanan mengeksplor Bangkok,” tambahnya.

Saat ini, selain mengelola Best Western Premier Montien Riverside Hotel dan Best Western Premier Montien Bangkok, Best Western tengah bersiap untuk membuka hotel Vīb berteknologi tinggi pertamanya di Bangkok. Nantinya saat sudah dibuka, Best Western Chatuchak bakal menjadi properti Best Western keempat di ibu kota Thailand ini.

Chatuchak Market sendiri merupakan salah satu pasar akhir pekan terbesar di dunia. Buka setiap Sabtu dan Minggu mulai pukul 09:00 hingga 18:00, pasar yang menempati lahan seluas 27 hektar ini memiliki belasan ribu kios yang menjajakan aneka produk dari seluruh pelosok Thailand, mulai dari pakaian, perhiasan, perabotan, suvenir, kerajinan tangan, lukisan, peralatan berkebun, hingga barang antik. Serunya berbelanja di sini adalah pengunjung bisa (dan harus) menawar produk yang diinginkan hingga 70 persen.

Sky Corridor, Jembatan Kaca Terbaru di Tiongkok

Setelah berhasil menarik wisatawan dengan berbagai jembatan kaca yang memacu adrenalin, seperti Tianmen Mountain Skywalk, Zhangjiajie Grand Canyon Glass Bridge, dan Coiled Dragon Cliff, Tiongkok kembali menghadirkan jembatan lain yang tak kalah menantang, yakni Sky Corridor di Chongqing, sebelah barat daya Tiongkok.

Konstruksi jembatan ini mencontoh Grand Canyon Skywalk di dekat Colorado River, Arizona. Hanya saja, bila Grand Canyon Skywalk berbentuk bulat mirip tapal kuda, Sky Corridor berbentuk huruf A. Selain itu, panjangnya pun tiga kali lipat lebih panjang dibanding Grand Canyon Skywalk, sehingga jembatan ini kini tengah didaftarkan di Buku Rekor Dunia Guinness sebagai jembatan kantilever terpanjang di dunia.

Telah menarik ribuan turis sejak dibuka pada 8 April 2017, Sky Corridor bukanlah jembatan kaca pertama yang dibangun di Chongqing. Sebelumnya Tiongkok telah mendirikan Yunduan Skywalk pada 2015 yang hingga kini tengah memegang rekor sebagai jembatan kantilever terpanjang di dunia. Namun tentu saja dengan panjang yang hanya mencapai 26 meter, jembatan ini tak ada apa-apanya bila dibandingkan Sky Corridor.

Norwegian Bakal Luncurkan Rute London-Singapura

Norwegian, maskapai terbesar di Skandinavia sekaligus low-cost carrier terbesar ketiga di Eropa, bakal meluncurkan rute penerbangan London-Singapura mulai 28 September 2017.

Menawarkan lebih dari 300 jumlah kursi pada setiap penerbangannya, harga tiket untuk Singapura-London mulai 199 dolar AS untuk kelas ekonomi dan 839 dolar AS untuk kelas premium, sementara harga tiket untuk London-Singapura mulai 179 dolar AS untuk kelas ekonomi dan 699 dolar AS untuk kelas premium.

Menggunakan armada Boeing 787 Dreamliner berkapasitas 344 penumpang dengan jadwal penerbangan empat kali seminggu, Norwegian juga berencana untuk meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi lima kali seminggu selama musim dingin, atau mulai Oktober hingga Maret di tahun berikutnya.

“Tingkat permintaan konsumen untuk perjalanan jarak jauh dengan harga yang terjangkau sangatlah tinggi, dan kami pun merasa senang dapat memperluas pasar dan menawarkan penerbangan pertama kami dari Inggris ke Asia,” ujar CEO Norwegian Bjorn Kjos.

Sementara itu, Lee Seow Hiang selaku CEO Changi Airport Group pun sangat senang dan menyambut baik rute penerbangan baru Norwegian tersebut.

“Rute ini tak hanya memperbanyak opsi bagi penumpang yang ingin ke London dari Bandara Changi, namun juga dapat membantu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari Inggris ke Singapura,” tambahnya.

Nantinya, rute penerbangan baru ini bakal menempatkan Norwegian dalam persaingan langsung dengan maskapai penerbangan lain yang juga menawarkan rute serupa, yaitu Singapore Airlines, British Airways, dan Garuda Indonesia. Saat ini, dua maskapai tersebut melayani penerbangan nonstop London-Singapura dengan jadwal penerbangan dua hingga empat kali dalam sehari untuk British Airways dan Singapore Airlines, serta tiga kali dalam seminggu untuk Garuda Indonesia.

WWF Gelar International Bike Camping 2017 di Kalimantan Barat

Dalam rangka memperingati ulang tahun Kabupaten Bengkayang ke-18 yang jatuh pada 27 April 2017, WWF Indonesia bekerja sama dengan West Borneo Tourism menggelar International Bike Camping. Berlangsung mulai 28 April hingga 1 Mei 2017 dengan rute melewati Pontianak, Mempawah, dan Bengkayang, kegiatan ini juga menjadi bagian pengenalan potensi wisata yang terdapat di Provinsi Kalimantan Barat dan upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat pun menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan International Bike Camping 2017 tersebut. “(Acara) ini sangat istimewa karena kita kedatangan tamu pesepeda dari berbagai tempat dengan misi wisata,” ujar Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Bengkayang I Made Putra Negara.

Potensi Wisata

Kalimantan Barat yang merupakan provinsi terbesar di Kalimantan ini memiliki berbagai potensi wisata, mulai dari wisata alam, pantai, sejarah dan museum, budaya, olahraga, hingga kuliner. Pontianak sendiri sebagai ibu kota Kalimantan Barat juga kaya akan destinasi wisata yang harus dikenalkan, dilestarikan, dikembangkan, dan dipromosikan, termasuk Tugu Khatulistiwa sebagai bangunan ikonik yang selalu ramai kala kulminasi matahari terjadi.

Karena itulah, hari pertama event ini akan dilewatkan dengan city tour mengunjungi Museum Negeri Pontianak, melihat Rumah Radakng (rumah panjang suku Dayak Kanayatn), dan mengeksplor Taman Alun Kapuas.

Keesokan harinya, atau tepatnya pada 29 April, peserta akan singgah di Tugu Khatulistiwa, sebelum melanjutkan perjalanan ke Mempawah Mangrove Park untuk menanam bakau sebagai salah satu upaya pelestarian lingkungan. Kemudian, peserta akan disambut oleh Pemerintah Kabupaten Mempawah di Keraton Amantubillah, sebelum dilepas menuju Bengkayang. Di hari terakhir, peserta akan berkunjung ke Kelenteng Cheng Ho dan Pantai Mimi Land sebelum turut meramaikan acara puncak HUT Bengkayang.

AccorHotels Hadirkan Ibis Styles Makassar Sam Ratulangi

AccorHotels Group kembali menghadirkan hotel terbarunya, yaitu ibis Styles Makassar Sam Ratulangi yang terletak di pusat kota Makassar, atau sekitar 20 menit berkendara dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Hotel yang baru saja diresmikan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang, pada akhir Maret 2017 ini terletak di Jalan Dr. Sam Ratulangi.

Agus Arifin Nu’mang mengatakan, “Langkah manajemen PT Buana Citra Lestari Group menghadirkan Ibis Style di Makassar sudah sangat tepat, karena selain pertumbuhan ekonominya yang selama sembilan tahun terakhir selalu di atas pertumbuhan ekonomi nasional, Makassar juga menjadi salah satu daerah tujuan wisata favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.”

“Pemprov Sulawesi Selatan akan berupaya semaksimal mungkin menambah dan menata tempat-tempat yang menjadi penunjang dan pendukung kemajuan pariwisata di daerah ini, seperti perbaikan maupun pengadaan jalan, pelabuhan udara, maupun objek wisata,” tambahnya.

Chief Operating Officer AccorHotels untuk Malaysia, Indonesia dan Singapura Garth Simmons juga optimis bahwa ibis Styles Makassar Sam Ratulangi dapat berkembang layaknya sejumlah hotel lain yang bernaung di bawah AccorHotels Group.

“Ibis Styles Makassar Sam Ratulangi dirancang untuk selalu menyuguhkan penawaran terbaik kepada para pengunjung yang berbisnis maupun berlibur berupa paket kamar all inclusive, termasuk sarapan pagi secara prasmanan dan akses Internet,” ujar Garth.

Ibis Styles Makassar Sam Ratulangi memiliki 117 kamar dengan ranjang khas ibis Style, Sweet Bed by ibis Styles, serta dihiasi perpaduan warna-warna ceria. Masing-masing kamar juga dilengkapi televisi layar datar, minibar, alat pembuat kopi atau teh, serta brankas. Sementara fasilitas hotelnya antara lain kolam renang anak, pusat kebugaran, spa, restoran, pusat bisnis dan fasilitas rapat, serta akses Wi-Fi gratis.

Untuk merayakan pembukaannya, ibis Styles Makassar Sam Ratulangi menawarkan tarif spesial mulai Rp 518.000 per malam hingga 31 Mei 2017, sudah termasuk sarapan pagi untuk dua orang.

Dengan dibukanya hotel baru ini, AccorHotels kini mengoperasikan empat hotel di Makassar, yaitu Ibis Makassar City Center yang diresmikan pada 2014, Ibis Budget Makassar Airport, Novotel Makassar Grand Shayla City Center pada 2015, serta Ibis Style Makassar Sam Ratulangi yang baru diluncurkan pada Maret 2017 lalu.

Indonesia, Pasar Utama Pariwisata Singapura

Jumlah kunjungan wisatawan internasional dan penerimaan devisa dari sektor pariwisata Singapura pada 2016 melampaui perkiraan dan mencapai angka tertinggi dalam sejarah. Kunjungan wisatawan internasional ke Singapura tumbuh sebesar 7,7 persen menjadi 16,4 juta, sementara penerimaan devisa dari sektor pariwisata meningkat sebesar 13,9 persen menjadi 24,8 miliar dolar Singapura. Hasil pendapatan dari sektor pariwisata yang kuat ini disumbang oleh para wisatawan asing yang lebih banyak membelanjakan uangnya pada wisata kuliner, belanja, dan akomodasi.

Chief Executive Singapore Tourism Board (STB) Lionel Yeo mengatakan, “Kami sangat berbesar hati dengan kinerja sektor pariwisata yang kuat pada 2016. Meski menghadapi berbagai tantangan, seperti pelemahan kinerja ekonomi di sejumlah pasar utama sumber wisatawan ke Singapura serta merebaknya virus Zika, Singapura berhasil menarik minat lebih banyak wisatawan berkualitas untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.”

Tinjauan Pasar

Selama 2016, pertumbuhan kunjungan wisatawan terbesar adalah dari China, Indonesia, dan India, di mana STB telah meningkatkan upaya pemasaran di sana. India juga melampaui Australia sebagai pasar utama sumber wisatawan ke Singapura keempat untuk kunjungan wisatawan.

Sementara penurunan terbesar kunjungan wisatawan terjadi pada turis dari Hong Kong, Malaysia, Australia, Korea Selatan, dan Jepang. Penurunan wisatawan dari Hong Kong lebih banyak disebabkan oleh kinerja ekonomi yang melemah, sementara depresiasi ringgit Malaysia mengurangi jumlah perjalanan ke Singapura. Kunjungan wisatawan dari Australia Barat menurun karena sentimen berwisata yang melemah terkait pengaruh lambatnya laju industri pertambangan di sana. Sedangkan penurunan wisatawan dari Jepang dan Korea Selatan terutama di kuartal terakhir 2016 akibat berita merebaknya virus Zika di Singapura.

Indonesia sendiri mempertahankan posisinya sebagai salah satu pasar utama wisatawan ke Singapura dengan jumlah 2,894 juta kedatangan wisatawan. Angka ini meningkat sebesar enam persen dan merupakan perubahan yang tajam dari penurunan sebesar 10 persen yang dialami pada 2015. Sebanyak 330.000 wisatawan Indonesia berkunjung ke Singapura pada Desember 2016, yang merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan pertumbuhan 11 persen dibandingkan periode yang sama pada 2015. Pertumbuhan ini sejalan dengan sentimen positif wisatawan Indonesia ke luar negeri secara keseluruhan.

“Upaya pemasaran kami yang berkelanjutan pada tahun ini terbayar dengan meningkatnya permintaan untuk berkunjung ke Singapura. Selain kota utama seperti Jakarta, kami telah menginvestasikan upaya dan dana pemasaran yang signifikan untuk menarik wisatawan potensial dari kota-kota seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Palembang, Pekanbaru, dan Medan,” kata Raymond Lim, Area Director Indonesia.

Selain itu, kampanye pemasaran terintegrasi bertajuk “Singapura Serunya Bareng Bareng” dari STB Indonesia terus memberikan dampak positif dalam membangun kedekatan masyarakat Indonesia terhadap Singapura sebagai destinasi wisata dengan menggandeng beberapa selebriti ternama, seperti Titi Kamal dan Christian Sugiono, serta Dwi Sasono dan Widi Mulia.

“Kami juga melihat pertumbuhan perjalanan bisnis terutama untuk grup meeting dan incentive. Wisata kapal pesiar dari Singapura juga menjadi alternatif perjalanan wisata populer selain untuk tempat meeting dan incentive di atas kapal,” tambah Lim.

Ke depannya, STB memperkirakan penerimaan devisa dari sektor pariwisata akan berkisar pada angka 25 hingga 25,8 miliar dolar Singapura (atau meningkat sebesar satu hingga empat persen) dan kunjungan wisatawan internasional akan berkisar pada angka 16,4 hingga 16,7 juta (atau meningkat nol hingga dua persen). Untuk pasar Indonesia, target STB adalah mempertahankan posisi sebagai pasar sumber wisatawan nomor satu.

Inilah 10 Tujuan Wisata Terbaik di 2017

Pada 2016, industri perjalanan dan pariwisata menyumbang 7,6 triliun dolar untuk ekonomi global – atau sekitar 10,2 persen dari PDB (Produk Domestik Bruto) global. Industri ini juga mencetak 292 juta pekerjaan, yang berarti satu dari 10 orang di dunia bekerja di sektor ini.

Jumlah kedatangan internasionalnya pun sama mengesankannya, yaitu mencapai 1,2 juta orang di 2016, atau 46 juta lebih banyak dari tahun sebelumnya. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat dalam satu dekade ke depan, dan hal ini berpotensi membantu negara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta memungkinkan pembangunan nasional dan regional.

Namun negara mana saja yang berada di posisi terbaik untuk memanfaatkan semua peluang ini? Setiap dua tahun, World Economic Forum menjawab pertanyaan tersebut dengan merilis Travel & Tourism Competitiveness Report yang berisi daftar peringkat daya saing perjalanan dan pariwisata di 136 negara, dengan 10 besar di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Spanyol
  2. Prancis
  3. Jerman
  4. Jepang
  5. Inggris
  6. Amerika Serikat
  7. Australia
  8. Italia
  9. Kanada
  10. Swiss

Sepuluh negara ini berhasil menciptakan lingkungan yang cocok untuk kemajuan pariwisatanya dengan mendirikan sarana dan prasarana di kota-kotanya, mempromosikan keindahan warisan alam dan budaya mereka, serta memastikan pengalaman yang tak terlupakan bagi wisatawan. Spanyol sendiri, yang berhasil mengungguli Prancis dan Jerman, dinilai kuat dalam hal infrastruktur, sumber daya alam dan budaya, jasa pariwisata, transportasi, dan perjalanan bisnis.

Prediksi Pariwisata

Walau secara historis sebagian besar pelancong lebih banyak yang pergi ke negara-negara di belahan bumi utara, kini trennya mulai berubah. Pariwisata di Afrika, Timur Tengah, dan Asia Pasifik diperkirakan semakin bertumbuh di tahun-tahun berikutnya.

World Economic Forum melalui Travel & Tourism Competitiveness Report 2017 juga merilis 15 negara yang pariwisatanya paling berkembang, dengan 12 di antaranya merupakan negara yang masih baru memulai atau sedang mengembangkan pariwisatanya. Berikut daftar lengkapnya.

  1. Jepang
  2. Azerbaijan
  3. Tajikistan
  4. Vietnam
  5. Israel
  6. Algeria
  7. Bhutan
  8. Gabon
  9. Korea
  10. Mesir
  11. Peru
  12. India
  13. Meksiko
  14. Chad
  15. Albania

 

 

Hello Kitty Mini Cafe Hadir California

Meski telah bermunculan di berbagai kota di dunia, baru belakangan ini kafe permanen bertema Hello Kitty hadir untuk pertama kalinya di California, Amerika Serikat. Terletak di mal Westfield Santa Anita, Arcadia, Hello Kitty Mini Cafe telah beroperasi secara resmi mulai 7 April 2017.

Sebelumnya, kafe bertema karakter fiksi kucing imut berpita asal Jepang tersebut hadir dalam konsep food truck yang kerap berpindah keliling kota. Kini, kafe tersebut hadir secara permanen dengan lokasi yang tak lagi di outdoor, melainkan di dalam mal dengan jam operasional mulai pukul 11:00 hingga 21:00 (Senin-Kamis), pukul 11:00 hingga 22:00 (Jumat), pukul 10:00 hingga 22:00 (Sabtu), dan pukul 10:00 hingga 21:00 (Minggu).

Nuansa pink serta gambar karakter Hello Kitty lengkap dengan pitanya yang khas menjadi tema ikonik dalam kafe tersebut. Dengan konsep gerai yang dipenuhi dengan berbagai hiasan dan ornamen Hello Kitty yang menggemaskan tersebut, kafe ini tak hanya terlihat unik dan menarik, namun juga Instagramable. 

Tak hanya konsep gerai yang menarik, Hello Kitty Mini Cafe juga menawarkan berbagai menu yang didesain dengan bentuk karakter Hello Kitty yang lucu. Mulai dari aneka dessert, seperti donut macaron, birthday cake, strawberry cake, apple pie, chocolate opera cake, hello kitty pocket pie, sugar cookie, dan mixed berry tart, hingga berbagai minuman, seperti hello kitty bow bottled water, strawberry ice tea, peach iced tea, lemonade, rose water iced tea, strawberry mint lemonade, hot chocolate. Terdapat pula berbagai sajian kopi yang bisa dinikmati, seperti Americano, cafe latte, cafe mocha, serta cappuccino. Menyantap hidangan di tengah interior kafe yang unik ini merupakan suatu pengalaman yang sangat menarik.

Hello Kitty merupakan nama sebuah karakter kucing yang didesain oleh Shimizu Ikuko dari perusahaan Jepang, Sanrio, pada 1974. Seiring dengan semakin populernya Hello Kitty, beragam aksesori Hello Kitty kian bermunculan – tak hanya di Jepang, namun juga di seluruh dunia. Kini, penggemar karakter kucing putih menggemaskan ini dapat pula menikmati aneka sajian dengan tema Hello Kitty di Hello Kitty Cafe yang terdapat di beberapa negara di dunia, seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, dan juga Indonesia.